1.
Karena dengan berbisnis kita dapat memenuhi
kebutuhan, mengembangkan kemampuan yang kita miliki, mengatur dan mengelola
bisnis tersebut. Selain itu berbisnis
juga akan mendapatkan keuntungan, menambah penghasilan, dan membuka lapangan
pekerjaan untuk orang lain. Dengan berbisnis kita juga dituntut untuk lebih
disiplin dan bertanggung jawab atas bisnis yang kita jalankan. Kita dapat
menemukan inspirasi atau ide-ide baru dalam membangun bisnis agar lebih
berkembang dengan baik. Bisnis dapat memberikan kebebasan untuk kita, kita
dapat mengatur produk atau jasa yang akan kita jual, kita dapat mengatur
promosi dan pemasarannya, bahkan mengatur keuangan kita sendiri. Berbisnis juga
dapat membantu orang lain untung membuka lapangan pekerjaan dan juga dapat
membantu perekonomian masyarakat.
2.
Karena berbisnis online akan lebih menguntungkan
dibandingkan offline disaat keadaan pandemi seperti ini, banyak orang yang
lebih memilih tidak keluar rumah saat pendemi berlangsung dikarenakan takut
tertular covid-19. Ini kesempatan kita para pebisnis untuk menjalankan
bisnisnya secara online, disamping mudah dan praktis kita juga dapat membantu
para konsumen untuk memenuhi kebutuhannya tanpa harus membeli keluar rumah,
karena dengan belanja online barang akan diantar sampai kerumah. Banyak orang
yang kehilangan pekerjaannya disaat pandemi seperti ini, sehingga banyak dari mereka
yang beralih untuk berbisnis online. Bisnis online juga mudah dijalankan dan
tidak membutuhkan modal yang besar, sehingga banyak orang yang ingin memulai
karirnya dengan berbisnis online.
3. Pemerintah
baru-baru ini menetapkan tentang aturan New Normal atau adaptasi kebiasaan baru
untuk kembali beraktivitas seperti sebelumnya dengan aturan baru. Namun banyak
dari perusahaan lebih memilih untuk tetap melaksanakan WFH dikarenakan itu
dianggap lebih aman dan nyaman agar terhindar dari Covid-19. Kebijakan WFH ini
menimbulkan konsekuensi perusahaan untuk menyiapkan sarana teknologi. Teknologi
yang memberikan layanan kepada masyarakat untuk mempermudah dalam bekerja.
Contoh platform aplikasi tatap muka secara virtual seperti Zoom Meeting, Skype,
Facetime, dll. yang bisa digunakan sehari-hari untuk memudahkan dalam meeting
dan berkomunikasi, serta berdiskusi terkait progres operasionalisasi MANAJEMEN
BISNIS DI ERA PANDEMI COVID-19 DAN NEW NORMAL 17 perusahaan. Kerugian
perusahaan pada saat ekonomi turun akibat pandemi juga dialami oleh seluruh
dunia menyebabkan aspek bisnis di segala bidang ikut menurun, bila ini terjadi
akan dapat menyebabkan tingkat komitmen karyawan terhadap perusahaan bisa
berdampak. Banyak kasus PHK dilakukan oleh perusahaan untuk mengurangi karyawan
akibatnya turunnya omset. Perusahaan harus melakukan evaluasi karyawan untuk
memilih karyawan yang tetap dipertahankan atau diberhentikan. Karyawan yang
dinilai unggul dan mempunyai loyalitas tinggi peduli dengan visi, misi, dan
tujuan perusahaan akan layak dipertahankan.
Sumber:
http://research.unissula.ac.id/file/publikasi/210499044/1449Ebook-Webinar_MANAJEMEN_BISNIS_di_Masa_Pandemi_Covid-19_&_New_Normal_.pdf
Komentar
Posting Komentar